Buku Analisis Wacana Kritis, Representasi, dan Ideologi Media (Perspektif Norman Fairclough) membahas cara media membangun makna, merepresentasikan realitas, serta menyampaikan ideologi melalui bahasa yang digunakan dalam pemberitaan. Media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga berperan dalam membentuk cara pandang masyarakat terhadap suatu peristiwa, isu, dan kelompok sosial tertentu.
Pembahasan diawali dengan penjelasan mengenai konsep wacana dan representasi dalam media, serta hubungan keduanya dengan ideologi media. Bagian ini membantu pembaca memahami bagaimana teks media bekerja, bagaimana makna diproduksi, dan bagaimana kepentingan tertentu dapat hadir secara tersirat melalui bahasa.
Selanjutnya, buku ini menguraikan analisis wacana kritis dalam perspektif Norman Fairclough, yang menekankan keterkaitan antara teks, praktik wacana, dan konteks sosial. Penjelasan disajikan secara sistematis untuk memudahkan pembaca memahami kerangka berpikir Fairclough dalam membaca dan menafsirkan teks media secara lebih kritis.
Pada bagian akhir, buku ini menampilkan penerapan analisis wacana kritis Fairclough pada pemberitaan media daring Republika.co.id, khususnya terkait isu hukuman mati. Melalui pembacaan terhadap teks berita, pembaca diajak melihat bagaimana pilihan bahasa, struktur teks, dan konteks sosial berperan dalam membentuk representasi dan ideologi media.
Disusun dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami, buku ini ditujukan bagi pembaca umum, mahasiswa, serta pemerhati media yang ingin memahami cara kerja wacana, representasi, dan ideologi dalam pemberitaan media massa.
| Detail Buku | |
| ISBN | 978-634-7543-69-1 |
| Penulis Buku | Dr. Yuri Alfrin Aladdin, M.Si., M.A., M.I.Kom |
| Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed |
| Penyunting | Aviva Anisyah, S.Pd |
| Desain Sampul & Tata Letak | Septia Fakhira Risti, S.Ds. |
| Penerbit | CV. BRAVO PRESS INDONESIA |
| Kategori | Bahasa                                                  |
| Tahun Terbit | 2026 |







Reviews
There are no reviews yet.