Lombok dikenal dunia karena keindahan alam dan budayanya, namun di balik panorama itu tersimpan cerita lain yang sering luput dari perhatian yaitu sengketa tanah yang muncul seiring pesatnya pembangunan pariwisata. Tanah yang bagi masyarakat lokal adalah identitas dan warisan leluhur, sering kali berhadapan dengan kepentingan investasi dan kebijakan pembangunan. Buku ini menelusuri akar masalah tersebut dengan membuka lapisan-lapisan hukum, sosial, hingga budaya yang saling bertaut, sekaligus memperlihatkan wajah nyata perjuangan masyarakat dalam mempertahankan haknya.
Buku ini menghadirkan beragam strategi penyelesaian konflik pertanahan yang relevan dengan kondisi Lombok saat ini. Bukan hanya memaparkan teori, buku ini juga menyingkap pengalaman nyata di lapangan seperti bagaimana tokoh adat mencoba menjaga keseimbangan, bagaimana kebijakan pemerintah diuji oleh kenyataan, dan bagaimana masyarakat sipil ikut bersuara agar tidak tersisih dari tanahnya sendiri. Di antara benturan kepentingan itu, terselip pula keyakinan bahwa pariwisata Lombok tetap bisa tumbuh tanpa harus mengorbankan akar budaya dan ruang hidup masyarakatnya.
| Detail Buku | |
| ISBN | 978-634-7414-37-3 |
| Penulis Buku | Dr. Furcony Putri Syakura, S.H., M.H., M.Kn., Q.G.I.A., Q.H.I.A., Q.I.A., P.Q.I.A |
| Editor | Dr. Cicilia Julyani Tondy, S.H., S.E., M.Kn., M.H |
| Penyunting | Tasya Putri Herman, S.T |
| Desain Sampul & Tata Letak | Septia Fakhira Risti, S.Ds |
| Penerbit | CV. BRAVO PRESS INDONESIA |
| Kategori | Â Hukum |
| Tahun Terbit | 2025 |







Reviews
There are no reviews yet.